Xanda.id โ€“ Portal berita terkini yang menyajikan informasi lokal, nasional, dan isu strategis dari Indonesia secara cepat, akurat, dan terpercaya setiap hari.

Hubungi Kami

Daerah

Perdana, Kementerian Haji & Umrah Kabupaten Lampung Selatan Laksanakan Manasik Haji Tahun 2026 M/1447 H

Lampung Selatan, xanda.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj & Umrah) Kabupaten Lampung Selatan menggelar pelaksanaan Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kabupaten se Lampung Selatan di Gedung PKK Komplek Pemda Lampung Selatan, Selasa (03/02/2026). Pelaksanaan manasik haji tahun 2026 M / 1447 H ini merupakan manasik perdana yang dilaksanakan oleh Kemenhaj & Umrah Kab. Lampung Selatan sejak ditetapkannya sebagai Kementerian baru, yang mana pada tahun tahun sebelumnya pelaksanaan manasik haji dan pengelolaan keberangkatan masih merupakan kewenangan Kementerian Agama (Kemenag). Transformasi Kementerian ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 92 Tahun 2025 Tentang Kementerian Haji dan Umrah pada tanggal 8 September 2025. Perpres ini merupakan amanat dari Pasal 106A ayat (4) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Pembukaan manasik haji perdana tingkat Kabupaten tersebut dihadiri oleh Bupati Lampung Selatan yang diwakili oleh Staff Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Anton Carmana, S.E. Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan yang diwakili oleh Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, H. Ahmad Al-Akhran. Kepala Kanwil Kementerian Haji & Umrah Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kabid Haji, H. Akhor Wiwit Sudiono, S.Ag, M.M. Kepala Kemenhaj & Umrah Kab. Lampung Selatan, Hj. Marwiyah Amin, S.Ag, M.Pd.I. Perwakilan OPD serta Tokoh Masyarakat.  Dalam sambutannya Kepala Kemenhaj Kab. Lampung Selatan menyampaikan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Kemenhaj & Umrah masih minim, mengingat kemenhaj & Umrah Kab. Lampung Selatan ini baru terbentuk 28 November 2025. Tetapi Marwiyah menyampaikan walaupun dengan SDM yang masih minim, kemenhaj kab. Lampung Selatan akan memberikan pelayanan secara maksimal, dan penuh tanggungjawab. “Saya akan membawa jama’ah haji Lampung Selatan untuk menunaikan ibadah dengan aman, nyaman dan lancar” paparnya. Marwiyah menambahkan jumlah jama’ah haji asal Lampung Selatan tahun 2026 sebanyak 414 Orang, dengan rincian 412 Orang adalah jama’ah murni dan 2 (dua) orang Petugas Haji Daerah (PHD). Sementara itu Anton Carmana, SE mewakili Bupati Lampung Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan ibadah haji memiliki landasan spriritual yang kuat sebagaimana terdapat dalam firman Allah Q.S Al Baqarah Ayat 197. Ayat tersebut mengingatkan bahwa persiapan haji bukan sekedar bekal materi melainkan bekal ilmu dan ketaqwaan yang hari ini mulai diasah melalui bimbingan manasik. "Kegiatan manasik hari ini memiliki makna historis di Lampung Selatan, ini adalah bimbingan manasik pertama yang diselenggarakan secara mandiri oleh Kementerian haji dan umrah, sebuah istitusi  yang kini berdiri tegak secara spesifik untuk melayani urusan tamu-tamu Allah serta bertransformasi dari Kementerian agama" Katanya. Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa dengan semangat baru Kementerian haji & Umrah Kabupaten Lampung Selatan diharapkan dapat membawa keberkahan dan pelayanan yang jauh lebih prima bagi calon jamaah haji Kabupaten Lampung Selatan. Bupati berharap kepada seluruh jama’ah setelah memahami dan mengerti setiap rukun dan wajib haji melalui manasik haji jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar, tenang dan penuh kekhusuan, ujung dari pemahaman yang benar adalah lahirnya prilaku prilaku yang membawa jama’ah menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mabrurah. (Red)
Daerah

Pengkab Perbakin Lampung Selatan Gelar Kejuaraan Menembak Bupati Cup-1

Lampung Selatan, xanda.id – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) akan menggelar kejuaraan menembak Bupati Cup-1 tahun 2026. Kejuaraan menembak tersebut akan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, 7 & 8 Februari 2026 di Lapangan Tembak Perbakin Lampung Selatan Jl. Wisata Pemandian Way Belerang, Dusun Sukajadi, Desa Buah Berak, Kalianda. Ada dua (2) kelas perlombaan yang akan diperebutkan. Berikut pilihan kelas kejuaraan menembak Perbakin Lampung Selatan Bupati Cup-1; Kelas Pistol : Pistol Presisi 25 M, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 250.000 Kelas Air Rifle : Benchrest 25 M (Open) dengan biaya pendaftaran Rp. 150.000 untuk satu kali main dan Rp. 250.000 per paket. Three Post 33 M, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 150.000 per paket dan Rp. 100.000 satu kali main. Hadiah puluhan juta rupiah dan Beasiswa Pendidikan dari Universitas Indonesia Mandiri (UIM) disiapkan sebagai hadiah bagi peserta kejuaraan yang menang. Berikut hadiah yang disiapkan panitia kejuaraan; Pistol Presisi 25 M Juara 1 : Rp. 1.500.000 + Medali + Piagam Juara 2 : Rp. 1.000.000 + Medali + Piagam Juara 3 : Rp. 500.000 + Medali + Piagam Benchrest 25 M Juara 1 : Rp. 1.500.000 + Medali + Piagam Juara 2 : Rp. 1.000.000 + Medali + Piagam Juara 3 : Rp. 500.000 + Medali + Piagam Benchrest 33 M Juara 1 : Rp. 1.000.000 + Medali + Piagam Juara 2 : Rp. 750.000 + Medali + Piagam Juara 3 : Rp. 500.000 + Medali + Piagam Bagi anda yang berminat mengikuti kejuaraan Bupati Cup-1 Perbakin Lampung Selatan Tahun 2026 dapat menghubungi panitia kejuaraan Menembak Perbakin Lampung Selatan dengan kontak person Yusuf Adam 0821 8107 7499 / M Andriawan 0813 7836 8688 / Alfa 0815 4072 7971. Bertanding secara kesatria, Junjung tinggi sportifitas dalam pertandingan. (*)    
Daerah

Ahmad Rifaโ€™i Pimpin Kemenag Kabupaten Lampung Selatan

Lampung Selatan, xanda.id - Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan kini dipimpin oleh H. Ahmad Rifa’i, SE, MM. Sebelumnya Rifa’i menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung. Ahmad Rifa’i juga pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pringsewu 2021-2022. Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung Zulkarnain, melakukan mutasi di jajaran Kemenag. Terdapat 12 pejabat administrasi eselon III yang dilantik dan diambil sumpah jabatan di Aula Saibatin Kemenag Lampung, Rabu (28/1/2026). Kakanwil Kemenag Zulkarnain, berharap pelantikan pejabat baru diharapkan menjadi momentum penguatan soliditas internal Kanwil Kemenag Lampung dalam mewujudkan tata kelola birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Secara tegas Zulkarnain mengatakan, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas dan keikhlasan. “Jabatan itu bukan hak kita, tetapi sebuah penghargaan dan amanah yang diberikan oleh Allah. Karena itu, jangan pernah sombong dengan jabatan, apalagi sampai menzalimi orang lain,” kata Zulkarnain. Dia menegaskan bahwa proses pengangkatan pejabat dilakukan secara berjenjang dan melibatkan kewenangan kemenag pusat. Karena itu, Zulkarnain membantah anggapan adanya intervensi personal dalam pelantikan pejabat administrator. “Saya tidak punya kepentingan pribadi. Administrator semuanya berada di pusat, dan ini bukan soal kedekatan, tetapi kepercayaan dan tanggung jawab,” tegasnya. (Admin)
Daerah

Dishub Provinsi Lampung Lakukan Rapat Percepatan Penerbangan Rute Internasional Bandara Radin Inten II

Bandar Lampung, xanda.id - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, memimpin Rapat Percepatan Penerbangan Rute Internasional Bandara Radin Inten II di Ruang Abung, Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Rabu, 28 Januari 2026. Rapat tersebut diikuti oleh pejabat penting terkait lainnya, diantaranya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah, Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan Provinsi Lampung, Agus Nompitu, Kepala Kanwil Kementerian Haji & Umrah Provinsi Lampung, H. M. Ansori F Citra, Pimpinan Baraya Group Bapak Aldo dan team. Hadir pula dalam rapat tersebut Organisasi Pendukung diantaranya Organisasi Pariwisata ASITA & ASTINDO, Organisasi PJTKI APJATI, Organisasi PPIU AMPHURI dan Perusahaan BPW dan PPIU/PIHK. Dalam kesempatan membuka rapat, Bambang Sumbogo menyampaikan bahwa dari Bandara Radin Inten II sudah pernah dilakukan penerbangan International menggunakan Citilink sebanyak dua kali penerbangan umrah yang dibiayai oleh APBD, namun penerbangan tersebut tidak berlanjut hingga status Bandara International Radin Inten II dicabut. Saat ini Bandara RI II sudah berstatus International Kembali, Bambang Sumbogo berharap penerbangan international kali ini tidak Kembali terhenti dan terus berlanjut hingga menjadi penerbangan regular. “Mohon dukungan dari seluruh stakeholder agar penerbangan internasional ini terus berlanjut, kesempatan penerbangan internasional terbuka lebar untuk ke Asia Tenggara, Timur Tengah dan bahkan Eropa” ujar Bambang dalam paparannya. Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenhaj & Umrah Ansori dalam sambutannya menyampaikan bahwa potensi keterisian penumpang dari perjalanan umrah merupakan potensi besar, karena jamaah umrah yang berangkat dari Lampung melalui PPIU yang melapor pada Kementerian Haji & Umrah Provinsi Lampung pertahun mencapai 20 ribuan jama’ah, namun Ansori berharap bahwa ada peningkatan fasilitas di bandara untuk mendukung ketertiban dan keteraturan bandara, beliau juga menyampaikan bahwa tiket pesawat yang ditawarkan tidak terlalu mahal sehingga Perusahaan PPIU yang memberangkatkan jamaah umrah tidak merasa berat. Lebih lanjut Ansori menegaskan agar supaya Pemerintah dan Perusahaan PPIU saling mendukung diantaranya dengan memprioritaskan Perusahaan PPIU asal Lampung untuk memberangkatkan umrah yang dibiayai oleh APBD baik ditingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. “kami meminta dukungan juga kepada pemerintah dengan membantu PPIU bahwa program umrah daerah jangan diberikan ke Perusahaan PPIU di luar Lampung, kita saling mendukung antara pemerintah dan pengusaha PPIU & PIHK”, paparnya sebelum menutup sambutan. Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025 secara resmi telah menetapkan Kembali Bandara Radin Inten II Lampung Selatan sebagai Bandara Internasional. Bandara Radin Inten II saat ini memiliki Panjang landasan pacu 2.630 Meter setara dengan kode 63, dan akan ditingkatkan menjadi 2.740 meter setara dengan kode 74, Bambang Sumbogo menjelaskan untuk menambah Panjang landasan pacu tersebut pemerintah membutuhkan dana Rp. 500 Miliar. Sementara itu Kadisparekraf Tony ferdinansyah menyampaikan dukungannya atas dibukanya penerbangan internasional dari Bandara Radin Inten II, beliau mengharapkan kepada pelaku usaha Biro Perjalanan Wisata (BPW) untuk mengemas paket wisata yang relefan dan layak jual sehingga wisatawan yang datang tidak kecewa. “Pada prinsipnya paket wisata yang ditawarkan harus realistis jangan PHP, harus sesuai dengan penawaran budget, jangan terlalu mahal, jangan sampai wisatawan tiba di destinasi merasa kecewa” paparnya. Senada dengan itu ketua ASITA Provinsi Lampung Ahmad Al-Akhran menyampaikan dalam kesempatan rapat tersebut, bahwa Pemerintah Harus segera melakukan perbaikan dan peningkatan infrastruktur baik jalan dan infrastruktur pendukung lainnya untuk menunjang kenyamanan wisatawan, dia juga menyampaikan agar pemerintah membantu melakukan pembenahan terhadap pengelolaan destinasi wisata, khususnya wisata Bahari di daerah Pahawang, karena dengan adanya penerbangan Internasional dari Lampung ke Malaysia ataupun Singapura, target wisatawan ke Lampung bukan lagi sebatas wisatawan local tapi sudah wisatawan Manca Negara. Ia menggambarkan pengelolaan tempat wisata snorkeling yang ada di Labuan Bajo NTT. "Tempat snorkeling di Labuan Bajo tidak ada Ponton di Tengah laut atau di tempat Snorkeling melainkan Kapal yang langsung menjadi Ponton bagi wisatawan yang akan melakukan Snorkeling, sehingganya ekosistem di laut tetap terjaga, laut tidak tercemar dan wisatawan akan merasa nyaman dalam mengeksplore spot snorkeling tersebut". Alkhan menjelaskan. Berbeda dengan di Pahawang, saat ini di setiap titik spot wisata snorkeling terdapat Ponton yang dijadikan Pelabuhan ditengah laut untuk sandar kapal-kapal wisata yang akan melakukan snorkeling, bahkan di ponton tersebut terdapat tempat ruang Ganti baju yang sekaligus dijadikan tempat buang air kecil. (Red)
Daerah

JULEHA Lampung Selatan Matangkan Pelatihan Penyembelihan Halal, Targetkan 150 Peserta dan Ekspansi hingga Desa

LAMPUNG SELATAN, Juru Sembelih Halal (JULEHA) Indonesia Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat konsolidasi pengurus pada Jumat (9/1/2026).  Rapat ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam mematangkan persiapan Pelatihan Penyembelihan Halal yang dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua JULEHA Lampung Selatan, H. Ahmad Al-Akhran, S.S (Alkhan), bersama jajaran Sekretaris, Bendahara, serta pengurus inti lainnya. Sinergi untuk Syiar Halal Ketua JULEHA Lampung Selatan, H. Ahmad Al-Akhran, mengungkapkan bahwa agenda ini merupakan hasil kolaborasi dengan Lakpesdam NU. Fokus utamanya adalah mencetak generasi juru sembelih yang kompeten di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. "Tujuan besar kami adalah syiar. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman dan nyaman melalui hasil sembelihan yang sesuai dengan syariat Islam, sekaligus mendukung penuh program Halal Indonesia," ujar Ahmad Al-Akhran. Target Peserta dan Sasaran Utama Pelatihan Penyembelihan Halal tersebut rencananya akan dilaksanakan pada 29 Januari 2026 bertempat di Kantor PCNU Lampung Selatan. Panitia menargetkan jumlah peserta antara 100 hingga 150 orang, meningkat dari pelatihan sebelumnya yang berhasil menarik minat lebih dari 100 peserta. JULEHA secara khusus menitikberatkan peserta dari kalangan: Petugas jagal Rumah Potong Hewan (RPH) Pedagang ayam dan daging Masyarakat umum yang ingin mendalami tata cara sembelih Halal dan syar'i. Materi pelatihan akan disampaikan oleh narasumber yang kompeten dan telah memiliki sertifikasi resmi, sehingga lulusan pelatihan ini diyakini mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang mereka hasilkan. Dikukuhkan sejak tahun 2024, pengurus berencana Ekspansi Hingga Tingkat Desa.  JULEHA Lampung Selatan kini memiliki 26 pengurus aktif dan terus melakukan pengembangan organisasi. Rencana jangka panjang organisasi ini adalah membentuk kepengurusan di tiap kecamatan hingga pelosok desa. "Target kami adalah memastikan setiap kecamatan memiliki pakar penyembelihan yang terlatih dan tersertifikasi. Dan kami akan bentuk struktur kepengurusan hingga tingkat desa, edukasi mengenai pentingnya sembelih halal akan lebih merata dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat," pungkasnya.
Daerah

KODIM 0421/LS Gelar Rakor Awal Wacana Pusat Pendidikan Prajurit TNI AD Di Kab. Lampung Selatan

Lampung Selatan, Kodim 0421/LS - Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P. memimpin rapat koordinasi awal terkait wacana pengembangan pusat pendidikan prajurit TNI AD di wilayah Lampung Selatan, bertempat di Aula Krakatau Kantor Pemda Lampung Selatan, Kamis (22/01/2026). Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, unsur Forkopimda, serta perwakilan instansi terkait sebagai bagian dari upaya menyamakan persepsi dan membangun sinergi lintas sektor sejak tahap perencanaan awal. Dalam arahannya, Dandim 0421/Lampung Selatan menegaskan bahwa wacana pengembangan pusat pendidikan prajurit TNI AD merupakan program strategis jangka panjang yang masih memerlukan proses perencanaan, pengkajian, serta koordinasi intensif dengan berbagai pihak. Oleh karena itu, keterlibatan pemerintah daerah dan Forkopimda menjadi faktor penting agar setiap tahapan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Wakil Bupati Lampung Selatan dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan terhadap langkah koordinasi awal yang dilakukan Kodim 0421/Lampung Selatan. Pemerintah daerah pada prinsipnya siap bersinergi dan mendukung sepanjang proses perencanaan dilakukan secara transparan, bertahap, serta memperhatikan kepentingan masyarakat. Rapat koordinasi ini membahas sejumlah aspek awal, di antaranya kesiapan lahan secara administratif, rencana infrastruktur pendukung, serta potensi dampak sosial kemasyarakatan yang perlu diantisipasi sejak dini. Seluruh pihak sepakat bahwa setiap perkembangan ke depan akan dikomunikasikan secara terbuka dan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan Forkopimda dalam mengawal wacana pengembangan pusat pendidikan prajurit TNI AD sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan negara sekaligus mendorong kemajuan wilayah Lampung Selatan secara berkelanjutan. (*)   Media IG Kodim 0421/LS
Daerah

Pelatihan Peningkatan Inovasi, Karya Fashion Desain Baju dan Tas Kain Inuh

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Inovasi Karya Fashion Desain Kain Inuh sebagai upaya pelestarian kain Inuh yang merupakan warisan budaya tak benda Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meregenerasikan serta menjaga keberlangsungan kain Inuh agar tetap lestari dan relevan dengan perkembangan zaman. Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Lampung Selatan yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dra. Intji Indriati, M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat strategis dan relevan, tidak hanya sebagai bentuk pelestarian budaya daerah, tetapi juga sebagai upaya pemberdayaan sumber daya manusia. Lebih lanjut disampaikan bahwa melalui pelatihan ini, para desainer lokal dan pelaku ekonomi kreatif diharapkan mampu mengolah kain Inuh menjadi produk fashion yang inovatif, modern, serta memiliki nilai tambah ekonomi, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari dan bertempat di Kantor UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Lampung Selatan.   Sumber : https://pariwisatalamsel.com/berita/pelatihan-peningkatan-inovasi-karya-fashion-desain-baju-dan-tas-kain-inuh
Showing results 1-7 of 7